Primary Navigation

Rindu untuk Ibu

Ibu

Saat saya masih seorang anak kecil ingusan..
Ibu selalu mengajari pentingnya beribadah, berdoa dan mengaji. Ibu selalu menguncir rambut panjang saya dan merawatnya dengan ramuan alami buatannya. Ibu selalu menunggui saya pulang sekolah lalu menemani saya makan sambil mendengarkan cerita tentang pengalaman saya di sekolah. Ibu membantu saya mengerjakan PR tanpa mengeluh. Ibu mengajari saya cara menghormati dan menghargai orang lain. Ibu selalu mengingatkan saya untuk bersikap sopan dan rendah hati. Ibu selalu mengisi hati dan kepala saya dengan ilmu dan budi pekerti baik.

Saat saya remaja..
Ibu selalu menunggu saya pulang meskipun larut malam. Ibu tidak akan tidur sebelum saya tidur nyenyak. Ibu selalu tersenyum meskipun saya marah dan memaki. Ibu selalu mendengarkan saat saya berkeluh kesah. Ibu akan membelai lembut rambut saya saat saya bersedih. Ibu masih mengingatkan saya untuk selalu beribadah, berdoa dan mengaji. Ibu masih mengisi hati dan kepala saya dengan ilmu dan budi pekerti baik.

Saat saya dewasa..
Tubuhnya yang renta sudah tak mampu mengawasi saya seperti dulu, tapi semangatnya tak pernah pudar. Ibu, meskipun jauh, tetap mengingatkan saya untuk rajin beribadah, berdoa dan mengaji. Ibu, meskipun jauh, masih setia mendengarkan keluh kesah saya. Ibu, meskipun jauh, masih tetap menyayangi dan mengasihi saya seperti dulu. Ibu terus mengisi hati dan kepala saya dengan ilmu dan budi pekerti baik

Ibu, wanita paling hebat sedunia
Selalu tersenyum apapun suasana hatinya
Selalu sabar dan pemaaf
Selalu penuh dukungan dan perhatian

Selamat hari Ibu..
Ibu, terima kasih untuk semua kasih sayang dan cinta.
Ayuk wulan sangat rindu Ibu :'(

Posted with WordPress for BlackBerry.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *